Parenting dan Anak
Manfaat Belajar dengan Konsep Neurosains dalam Mendidik Anak Generasi Alfa

Manfaat Belajar dengan Konsep Neurosains dalam Mendidik Anak Generasi Alfa
Dalam artikel sebelumnya telah dibahas mengenai neurosains, yaitu metode belajar anak dengan mengacu pada sistem saraf di otaknya. Lalu, apa saja manfaat belajar dengan konsep neurosains bagi anak? Dan media yang tepat untuk menstimulasi sang buah hati? Cari tahu di sini, ya.

Ada beberapa manfaat yang didapatkan orang tua, bila menggunakan metode neurosains dalam mendidik anak. Ayah Bunda pun bisa mencontoh aktivitas yang dilakukan di rumah serta kaitannya dengan otak anak.
 
Namun, kenali dulu otak anak!
 
Ketika anak berusia 3 tahun sel otaknya telah membentuk sekitar 1.000 triliun jaringan koneksi atau sinapsis. Dua kali lipat jumlahnya, dibandingkan yang ada di sel otak orang dewasa. Saat orang tua memberikan rangsangan atau stimulus pada anak, sambungan baru terbentuk di otaknya. Bahkan memperkuat sambungan yang telah ada.
 
Inilah mengapa peranan orang tua dibutuhkan di masa keemasan anak.  Ayah Bunda tidak bisa gegabah memilih stimulus yang diberikan bagi buah hatinya. Rancang sejak anak berada dalam kandungan dan di tiga tahun pertama masa hidupnya.
 
Pada tahun 1990 sampai 2000, peneliti ramai mengeksloprasi otak. Diketahui bahwa otak terbagi ke dalam tiga aspek. Yaitu aspek rasional (Intelligence Quotient-IQ), aspek emosional (Emotional Quotient-EQ) dan aspek spiritual (Spiritual Quotient-SQ).
 
Penelitian pun menunjukkan bahwa otak kiri dan kanan bertanggung jawab bagi kecerdasan manusia. Otak kiri adalah pusat kecerdasan matematika dan bahasa. Meski untuk kemampuan matematika tidak melulu berada di otak kiri. Sedangkan kemampuan berbahasa berada di bagian Wernicke dan Brocca pada otak.
 
Kemampuan bermusik dan spasial terletak di otak kanan. Kecerdasan yang dimiliki para atlet atau disebut kinestetik, berada di motorik cortex cerebri. Kecerdasan yang berhubungan dengan interaksi antar manusia dan intra pribadi ditata pada sistem limbik. Dan dihubungkan oleh lobus prefrontal dan temporal, atau area pada otak manusia.
 
Profesor Psikologi bernama Howard Gardner membagi kecerdasan manusia ke dalam 7 jenis. Kemudian dia menambahkan dengan 3 lainnya. Yaitu kecerdasan antar pribadi, interpribadi, linguistik (bahasa), matematika, kinestetik, spasial, dan musik. Dan 3 kecerdasan penting lainnya adalah naturalis, eksistensia, dan spiritual.
 
Ketika orang tua merangsang otak anak dengan media yang tepat, seperti buku dan permainan, lambat laun kecerdasan mereka terlihat. Inilah manfaat utama dari belajar dengan konsep neurosains.
 
Orang tua dapat mengenali kecerdasan atau kemampuan apa yang menonjol pada anak. Sehingga anak bisa diarahkan untuk menggali serta mensyukuri bakatnya tersebut. Kelak, apabila dia berminat, bisa menjadi profesi tepat baginya di masa depan.
 
Setiap anak dianugerahi kecerdasan berbeda oleh Allah SWT, sesuai fitrahnya. Namun, orang tua dapat memperkenalkan beragam hal yang perlu anak ketahui dan eksplorasi sejak usia dini.
 
Ayah Bunda bisa memperkenalkan media dengan konsep neurosains pada anak sesuai usianya. Misalnya buku cerita bergeser, buku berjalur, buku berlipat, buku berbayang, buku berjendela, buku menghitung dan mencari, buku yang memaparkan fakta melalui cerita fiksi, buku yang dilengkapi dengan mainan, buku pop up, buku gunting tempel, dan sebagainya. Menarik, bukan?
 
Selain buku berkonsep tadi, Ayah Bunda pun dapat melengkapi sarana tumbuh kembang anak dengan permainan kreatif seperti puzzle atau kartu bergambar. Permainan yang merangsang sistem saraf di otak anak sehingga tumbuh dengan optimal.
 
Jadi, apakah Ayah Bunda tertarik menggunakan konsep neurosains dalam mendidik buah hati tercinta?  








Parenting dan Anak Lainnya
Shalat Tetapi Tetap Bermaksiat? Ini Nasihat Menggetarkan Dari Ustadz Arifin Ilham
Shalat Tetapi Tetap Bermaksiat? Ini Nasihat Menggetarkan Dari Ustadz Arifin Ilham
Senin, 13 Februari 2017 09:54 WIB
Ayah Bunda shalat itu dapat mencegah perbuatan buruk. Seperti yang firman Allah pada surat Al Ankabut ayat 45 "Dirikanlah shalat, sesungguhnya shalat mencegah perbuatan keji dan mungkar", tetapi ada sebagaian orang walapaun sudah shalat kok masih berdusta? Shalat kok pemarah? Shalat kok ngerumpi? Shalat kok sombong? Shalat kok buka aurat? Shalat kok mabuk? Shalat kok berzina?
Negeri Para Ayah: “Apa Tugas Ayah?”
Negeri Para Ayah: “Apa Tugas Ayah?”
Kamis, 09 November 2017 10:29 WIB
Negeri Para Ayah: “Apa Tugas Ayah?” Oleh: Ust. Arif Rahman Hakim Trus yang disebut AYAH itu bagaimana sih? "AYAH itu gelar untuk lelaki yang mau dan pandai mengasuh anak bukan sekedar 'memiliki' anak"
Hati-Hati Keliru, Al Waqiah Bukan Surat Untuk Melancarkan Rezeki
Hati-Hati Keliru, Al Waqiah Bukan Surat Untuk Melancarkan Rezeki
Senin, 23 Januari 2017 08:17 WIB
Ayap Bunda, Al Quran adalah pedoman hidup umat Islam. Mereka berlomba-lomba meraih keutamaan setiap surat yang ada dalam Al Quran. Seperti surat Al Kahfi yang dibaca untuk memperoleh cahaya diantara dua jumat, ayat terakhir pada surat Al Baqarah untuk diberi kecukupan. Tapi tahukah ada beberapa keutamaan yang hadistnya bersifat lemah? Yuk pelajari!
Garam Mengandung Serpihan Kaca? Ini Keterangannya
Garam Mengandung Serpihan Kaca? Ini Keterangannya
Jum'at, 18 Agustus 2017 11:22 WIB
Ayah Bunda, tersiar kabar bahwa dalam gambar ada campuran serpihan kaca. Apakah benar? Apakah ini penyebab garam ekspor dari luar? Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Surabaya menegaskan informasi adanya garam tercampur dengan serpihan kaca di wilayah itu yang beredar di media sosial akhir-akhir ini adalah kabar bohong atau hoax. Kepala BPOM Surabaya Dra Apt Hardaningsih mengatakan, pihaknya telah mengambil contoh dan melakukan pengujian laboratorium dan tidak ada satupun pruduk garam konsumsi kemasan 250 gram di pasaran Jawa Timur yang mengandung serpihan kaca.

Perlu Bantuan?

Hai, Saya Evi Novianti Anda memerlukan bantuan saat belanja produk? Asisten belanja Anda siap membantu Anda, atau Anda membutuhkan informasi lebih lengkap tentang produk-produk kami silahakan hubungi saya.

Hubungi Saya Tentang Saya